PENGENALAN

INTIS School Balikpapan lahir sebagai sekolah dasar non-konvensional yang menghadirkan pengalaman belajar berbeda dari sekolah pada umumnya. Dengan jumlah siswa hanya 10–15 orang per kelas, setiap anak akan mendapatkan perhatian personal dan juga optimal. Pembelajaran tidak akan terpaku pada satu arah atau satu ruang saja, di INTIS School Balikapan, anak-anak belajar dalam kelompok, berpindah ruang sesuai tema, dan bahkan menjadikan alam serta lingkungan sekitar sebagai bagian dari kelas. Sistem ini membuat proses belajar lebih dinamis, aktif, dan menyenangkan, sehingga siswa terbiasa berpikir kritis, adaptif, dan kreatif.

Lebih dari sekadar pembelajaran dan transfer ilmu, INTIS School Balikpapan sangat menekankan pada pembentukan karakter anak. Melalui sistem 3 guru, sekolah berkolaborasi dengan orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. Program parenting serta pelatihan khusus disediakan untuk memastikan orang tua ikut serta dalam proses tumbuh kembang anak. Selama masa sekolah, siswa dibimbing untuk membangun 18 karakter mulia yang diajarkan secara bertahap setiap bulan dan setiap tahun, untuk menjadikan mereka pribadi yang berakhlak, disiplin, serta siap menghadapi tantangan hidup dengan bekal nilai Islami.

mettra_-128
mettra_-159

Dalam hal akademik, INTIS School menerapkan pendekatan BCCT (Beyond Center and Circle Time) yang mendorong pembelajaran mendalam (deep learning) sekaligus mencakup berbagai kecerdasan (multiple intelligence). Melalui 7 Domain dan 7 Essential Skills, siswa dibimbing dengan metode active & experiential learning yang terstruktur. Tidak hanya itu, sekolah juga aktif membantu anak menemukan dan mengembangkan bakatnya melalui kelas tambahan minat-bakat serta kegiatan ekstrakurikuler seperti futsal, badminton, dan renang. Dengan demikian, siswa dapat berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik sesuai potensinya.

Sebagai sekolah yang menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan pendidikan, setiap hari siswa mengikuti program Tahfizh dan Tahsin bersama guru bersanad. Nilai-nilai Qur’ani tidak hanya diajarkan secara teori, tetapi juga ditanamkan melalui karakter dan dikaitkan dengan seluruh mata pelajaran. Dengan prinsip “Alam Takambang Jadi Guru”, setiap aspek kehidupan sehari-hari dipandang sebagai sarana belajar sekaligus refleksi nilai keislaman. Hasilnya, INTIS School Balikpapan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter kuat, berprestasi, dan berakhlak mulia.